
Dua wakil VCT Pacific langsung tersandung di hari pertama babak playoff VALORANT Champions 2026. Paper Rex dan T1 sama-sama kalah 0-2 pada Rabu, 7 Oktober 2026, dan kini harus bertahan hidup dari jalur lower bracket. Kebetulan yang pahit: lawan pertama mereka di sana adalah satu sama lain.
Champions 2026 digelar di Jing'an Sports Center, Shanghai, China, dan berjalan dari 7 sampai 18 Oktober 2026. Babak playoff-nya diisi delapan tim dengan format double elimination, jadi satu kali kalah belum berarti pulang, tapi kalah dua kali sudah pasti selesai. VCT Pacific mengirim tiga tim ke turnamen ini: Paper Rex, T1, dan Nongshim RedForce.
Baca juga: Valorant Champions Shanghai 2026: 16 Tim, Ini 4 Grupnya
NRG kontrol penuh lawan T1
Laga pembuka mempertemukan T1 dengan NRG, juara Champions Paris 2025. Hasilnya 2-0 untuk NRG: Lotus mereka ambil 13-11, lalu Summit dituntaskan lebih nyaman 13-7. T1 sempat menempel ketat di map pertama, tapi tekanan NRG di map kedua tidak terbendung dan mereka melanjutkan langkah di jalur atas bracket.
LOUD paksa Paper Rex overtime, lalu menutupnya
Partai kedua jadi yang paling bikin degup. LOUD menumbangkan Paper Rex 2-0, dibuka dengan Split 13-9 dan ditutup di Sunset lewat overtime 15-13. Roberto "erde" Lobos jadi nama paling menonjol di sisi LOUD dengan 52 kill dan 9 first kill sepanjang seri, dibantu permainan Yoru dari Lucca Travaioli. Paper Rex bukan tanpa perlawanan: Jason Susanto dan Ilya Petrov sempat menyalakan harapan, termasuk clutch 1v2 Petrov di overtime, tapi itu tidak cukup menyelamatkan map penentu.
Jadwal berikutnya langsung panas. Jumat, 9 Oktober 2026, T1 bertemu Paper Rex di lower bracket dalam laga hidup-mati: yang menang lanjut, yang kalah tersingkir dari Champions. Di hari kedua, wakil Pacific yang tersisa, Nongshim RedForce, menghadapi Team Vitality dari VCT EMEA.
Di balik panggung, skin Champions jalan sendiri
Champions tidak cuma soal bracket. Riot melepas Champions 2026 Bundle pada 23 September 2026 dengan harga 6.640 VP, turun dari total 9.950 VP kalau isinya dibeli satu per satu. Di dalamnya ada Phantom Champions 2026 yang dijual terpisah 2.675 VP, satu melee berbentuk kipas yang bisa berubah bentuk, tiga player card, gun buddy, dan spray. Phantom-nya punya empat tingkat upgrade, finisher bertema naga, dan tampilan yang berbeda saat kamu bertahan dan menyerang. Bundle ini tersedia sampai 20 Oktober 2026.
Baca juga: Game Changers Pacific 2026 di Bali, 8 Tim Rebut 2 Tiket
Angka penjualannya bikin kaget. Di Douyin saja, bundle ini dilaporkan menghasilkan 20,7 juta dolar AS dalam tiga jam pertama, dengan lebih dari 300 ribu paket lengkap dan 60 ribu Phantom satuan terjual; di China harganya dipatok 426 RMB. Riot membagi 50 persen hasil bersih penjualan bundle Champions ke 48 organisasi partner VCT, dan itu menjelaskan kenapa banyak penonton merasa belanja skin sama dengan mendukung tim favoritnya.
Artinya Buat Kamu yang Punya Toko Top Up
- Pajang denom VP besar, jangan cuma yang kecil. Bundle-nya 6.640 VP dan Phantom satuan 2.675 VP, jadi pembeli butuh nominal yang cukup dalam sekali beli. Kalau katalogmu berhenti di denom kecil, mereka akan belanja di tempat lain. Sediakan paket besar sekaligus denom kecil sebagai penambal sisa VP yang kurang sedikit.
- Isi saldo H2H sebelum akhir pekan dan sebelum 20 Oktober. Permintaan VP biasanya naik di sekitar jam pertandingan, dan laga hidup-mati T1 vs Paper Rex jatuh Jumat, 9 Oktober. Batas ketersediaan bundle di 20 Oktober juga biasanya memicu pembelian menit terakhir. Jangan deposit mepet di dua titik itu.
- Bungkus promonya dengan konteks Champions. Tulis di deskripsi produk atau banner bahwa VP bisa dipakai untuk bundle Champions dan kapsul tim yang sebagian hasil penjualannya mengalir ke tim VCT. Pastikan juga kolom Riot ID di halaman beli jelas beserta contoh formatnya, karena order VALORANT paling sering gagal gara-gara ID salah tulis, bukan karena stok habis.
Momen seperti ini selalu lebih enak dihadapi kalau katalog dan alur order tokomu sudah rapi sejak awal, dan soal itu kamu bisa lihat-lihat dulu di kiosweb.id.
Artikel terkait
Sumber: Esports ID, Insider Gaming, TheSpike.gg, Valorant Spind